Sulteng dan Malut Jadi Motor Utama Investasi Nikel

oleh -224 views

Sulawesi Tengah berada di peringkat kelima dengan nilai investasi mencapai Rp32,1 triliun atau 6,4 persen dari total nasional. Sementara Maluku Utara menempati peringkat keenam dengan realisasi investasi sebesar Rp25,2 triliun atau sekitar 5 persen.

Sektor Mineral Masih Dominan

Lebih lanjut, Rosan menjelaskan bahwa investasi hilirisasi masih didominasi oleh sektor mineral, khususnya industri nikel.

Tercatat, investasi di sektor nikel mencapai Rp41,5 triliun, disusul tembaga sebesar Rp20,7 triliun dan besi baja Rp17 triliun. Ketiga sektor tersebut menyumbang sekitar 67 persen dari total investasi hilirisasi pada triwulan I 2026.

Sementara itu, sektor perkebunan dan kehutanan mencatatkan investasi sebesar Rp29,8 triliun. Adapun sektor minyak dan gas bumi menyumbang Rp17,7 triliun, sedangkan sektor perikanan dan kelautan tercatat sebesar Rp1,7 triliun.

Nikel Jadi Motor Utama

Dominasi investasi di sektor mineral menunjukkan bahwa hilirisasi nikel masih menjadi motor utama dalam mendorong investasi berbasis sumber daya alam.

Baca Juga  Soroti Transparansi Pengelolaan Dana Desa, Warga Negeri Suli Minta APH Tindaklanjuti Laporan

Meski demikian, pemerintah juga terus mendorong pengembangan sektor-sektor strategis lainnya guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

(red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.