Porostimur.com, Maba — Laga sepak bola antara Persemapura melawan R13 United FC di Stadion Jiko Mobon, Senin (18/5/2026), tak hanya menyuguhkan pertandingan sengit, tetapi juga diwarnai aksi kritik dari suporter di tribun penonton.
Di tengah jalannya pertandingan, suporter Persemapura membentangkan spanduk bertuliskan “40,8 M Kanal 0% Masyarakat Terdampak” yang langsung menyita perhatian publik di stadion.
Aksi tersebut disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas keresahan masyarakat terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Halmahera Timur, khususnya proyek kanal bernilai sekitar Rp40,8 miliar.
Kritik Proyek Kanal Jadi Sorotan
Proyek kanal yang disoroti diketahui berada di wilayah Kota Maba menuju Jalan Sagea dan dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Halmahera Timur.
Sejumlah warga menilai proyek tersebut belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, meski telah menyedot anggaran yang cukup besar.
Kritik itu semakin menguat karena hasil pekerjaan dinilai tidak sebanding dengan besarnya dana yang digelontorkan.
Dinilai Tak Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah tahun 2026, masyarakat mempertanyakan efektivitas penggunaan dana proyek tersebut.
Beberapa warga bahkan menilai anggaran sebesar itu seharusnya dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak, seperti pembayaran gaji tenaga honorer.










