Kerusakan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan
Insiden tersebut menimbulkan kerusakan pada kedua kapal dan fasilitas pelabuhan.
KM Permata Obi mengalami lecet dan goresan pada bagian haluan. Sementara KM Queen Mary mengalami kerusakan lebih berat, berupa pagar geladak kedua yang penyok, kerusakan pada bagian buritan serta putusnya seluruh tali tambat.
Satu unit rubber fender atau pelindung dermaga juga mengalami kerusakan akibat benturan. Selain itu, enam sepeda motor yang berada di sekitar area dermaga dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Meski benturan cukup keras, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Tidak ditemukan pula tumpahan bahan bakar yang berpotensi mencemari perairan.
Otoritas pelabuhan kemudian melakukan pemeriksaan keselamatan terhadap KM Permata Obi. Hasil pemeriksaan menyatakan kapal tersebut masih memenuhi persyaratan untuk berlayar.
KM Permata Obi selanjutnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju Ternate pada pukul 13.25 WIT.
Sementara KM Queen Mary harus menjalani perbaikan darurat pada bagian buritan sebelum selanjutnya dijadwalkan menuju Bitung untuk menjalani docking tahunan.
Otoritas Ingatkan Risiko Cuaca dan Arus Perairan
Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, mengatakan perubahan kondisi angin dan arus perairan harus menjadi perhatian serius bagi setiap nakhoda, khususnya ketika kapal melakukan manuver di kawasan pelabuhan.









