Tak Kunjung Usai

oleh -2 Dilihat

Saat ku mulai percaya kembali padamu, kau retakan kepercayaanku. Saat aku sudah menerimamu kembali, kamu hancurkanku lagi. Saat aku mulai merasa nyaman kembali, kamu membawaku terbang tinggi, lalu dengan teganya kamu menjatuhkanku secara perlahan. Untungnya aku tidak terlalu sakit dengan kepergianmu untuk yang kedua kalinya, karena aku sudah mengalami hal yang sama denganmu dulu.

Lagi dan lagi, aku merasakan hal yang sama. Ditinggalkan dengan kehadiran seseorang yang baru, aku sadar betul kamu melakukan itu karena aku sudah tidak dibutuhkanmu lagi untuk mendampingimu dan menemani kesepian. Aku tidak bisa menentukan untuk kedepannya berapa lama kita berpisah dan akankah kamu kembali kepadaku lagi untuk ketiga, keempat dan seterusnya. Aku bingung dengan diriku, mengapa masih terus menerima kehadiranmu kembali berulang kali dengan membuat cerita dan permasalahan yang sama. Entah sampai kapan akan terus begini, tetapi aku selalu berdoa siapapun diantara kita mesti harus bahagia meskipun bukan karena aku kamu bahagia ataupun sebaliknya.

Baca Juga  ESDM Tahan Revisi RKAB 2026 Sekitar 50 Perusahaan Tambang

“KEBETULAN ADALAH TAKDIR, DAN TAKDIR BUKANLAH KEBETULAN. MAKA LANGITKAN TERUS DOAMU SAMPAI BERTEMU DITITIK TERBAIK MENURUT TAKDIR”