Tak Tepati Janji, Warga Mare Ancam Tak Lagi Pilih Wakil Rakyat di Tahun 2024

oleh -316 views

Menurut dia, dari 25 anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan ini, tidak bisa memperjuangkan hajat hidup masyarakat desa Mare Gam dan Marekofo.

“Di bulan kemerdekan ini, kami masyrakat pulau Mare belum merasakaan kemerdekaan listrik secara terang menerang,” terangya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Tikep, Haji Umar Ismail saat dikonfirmasi mengatakan, beberapa bulan lalu warga di pulau Mare mempertanyakan persoalan tersebut ke DPRD.

Melihat kondisi pembangunan dan fasilatas mesin genset diesel tersebut yang rusak akibat abasi air laut, sehingga DPRD mengambil kebijakan dengan melakukan konsultasi ke PLN pusat.

“Jadi, Komisi II konsultasi dengan PLN pusat dengan jawaban, di bulan Agustus tahun 2022 akan mengadakan mesin genset yang diperuntuhkan bagi warga pulau Mare,” ucapnya.

Baca Juga  Kekayaan dan Dugaan Relasi Bisnis Tambang Gubernur Malut Jadi Sorotan di Media Sosial

Pada saat balik dari konsultasi dengan PLN pusat, Umar menjelaskan, ia membawa surat dari pusat untuk menyerahkan kepada warga Mare Gam, ketika menggelar reses.

“Kalau jawaban dari PLN pusat, bahwa mesin genset diesel yang di adakan di bulan Agustus ini, akan ditukar oleh mesin Solasel di Desember 2022,” jelasnya.

Alasan ditukar dengan mesin Solasel, dia bilang, apabila ada keterlambatan, maka itu bukan kesalahan DPRD. Bahkan, Pemerintah daerah juga mempertanyakan hal tersebut, tetapi jawabannya masih sama.

No More Posts Available.

No more pages to load.