Selain dari bentuk fisik perahu, ada fitur-fitur khas yang membedakannya, termasuk bendera berbentuk segitiga, panji-panji, dan juga hiasan pada bagian haluan perahu yang menunjukkan status pertahanan atau bela diri mereka. Saat disandingkan dengan data historis mengenai perahu-perahu dari Asia Tenggara, terutama yang berasal dari wilayah Maluku Tenggara, ada kemungkinan besar bahwa perahu-perahu dalam gambar tersebut memang berasal dari wilayah tersebut.
Kemungkinan Interaksi Antar-Suku

Penggambaran perahu-perahu Maluku dalam seni cadas yang ditemukan di Awunbarna menimbulkan spekulasi menarik, yakni orang-orang Aborigin mungkin telah bertemu dengan perahu-perahu semacam itu saat melakukan perjalanan ke utara. Dengan asumsi bahwa mereka kemudian memutuskan untuk melukis pengalaman tersebut dalam bentuk seni cadas setelah kembali ke tempat tinggal mereka, ini menunjukkan adanya interaksi atau setidaknya kesadaran akan kehadiran perahu-perahu tersebut.
Hasil penelitian yang diungkapkan dalam jurnal History Archaeology menunjukkan bahwa detail dan teknik penggambaran perahu dalam seni cadas tersebut menunjukkan pengetahuan yang mendalam. Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang Aborigin mungkin telah menghabiskan waktu yang cukup lama mengamati perahu-perahu ini dari dekat, atau bahkan memiliki pengalaman langsung berada di dalam perahu semacam itu.




