Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menawarkan band Sukatani menjadi duta Polri. Namun, Sukatani tegas menolak tawaran itu.
“Kami menolak tawaran menjadi duta kepolisian,” tulis band Sukatani.
Band Sukatani juga meluruskan narasi yang menurutnya simpang siur terkait dengan pemecatan sepihak kepada vokalis Sukatani Novi Citra.
“Kami meluruskan bahwa Twister Angel benar-benar diberhentikan (pemutusan hubunga kerja) secara sepihak oleh yayasan tempatnya mengajar dengan alasan Twister Angel termasuk salah satu personel Sukatani band punk,” ujarnya.
Namun, pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan ruang dan kesempatan bagi Twister Angel untuk dimintai keterangan. Bahkan dalam surat pemecatan yang diterima, sama sekali tidak menjelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel sebagai personel Sukatani sebagai pelanggaran berat.
Band Sukatani juga menjelaskan perihal pementasannya di Slawi, Tegal, Jawa Tengah adalah murni pertanggungjawaban untuk tetap memenuhi janji melakukan pertunjukan sesuai kontrak yang sudah disepakati jauh-jauh hari sebelum kasus pembredelan lagu ‘Bayar Bayar Bayar’.
“Kami paham bahwa apa yang baru saja kami alami dan dukungan luas dari kawan-kawan semua membuat semua pihak yang berbuat salah pada kami tiba-tiba mau terlihat baik,” kata band Sukatani.








