Hal itu juga mencerminkan kesadaran dan tanggung jawab. Namun, kedua belah pihak harus menerima bahwa mereka sama-sama terlibat dalam hubungan toxic sebelumnya.
3. Terbuka dengan bantuan dari luar
Terkadang orang yang terlibat dalam hubungan toxic memerlukan bantuan dari luar seperti konseling individu maupun pasangan. Hal itu tidak ada masalah, sebab kita terkadang tidak bisa menangkap semua yang membuat hubungan menjadi toxic. Pihak ketiga seperti konselor itu akan memberikan perspektif yang netral sehingga ditemukan cara untuk mengatasinya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa toxic relationship adalah sebuah hubungan yang membuat salah satu pihak merasa direndahkan, tidak didukung, sampai diserang hingga memengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang. Jika kamu mengalami tanda-tanda perilakutoxic relationship, segera atasi atau menjauh ya!
sumber: popbela









