“InsyaAllah kami akan usulkan lagi di APBD tahun 2025 atau mungkin tahun 2026, karena itu tetap bagian dari kegiatan Dishub, kalau nanti ketika dikemudian hari saya sudah tidak ada lagi misalnya ya, teman-teman lain yang nanti menjadi kadis, bisa lanjutkan,” sambungnya
Hayatudin bilang, bukan hanya Traffic Light, masih banyak ada juga marka jalan atau rambu-rambu lalu lintas yang belum ada. Seperti contohnya di kecamatan, di belakang-belakang saat orang melintasi tidak ada tanda rambu-rambu lalu lintas.
“Apakah ada tikungan tajam atau turunan tajam, apalagi di juga dikuatirkan di sebelah jalan jurang itu juga banyak orang yang tidak tahu,” papar Hayatudin
“Itukan bagian dari kami punya rencana-rencana, tapi yang saya sudah sampaikan tadi, rencana banyak tapi jangan sampai dia terbentur dengan anggaran,” pungkasnya. (Jamil Gaus)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










