Trudeau Sampaikan Keluhan Soal Dugaan Intervensi China di Kanada

oleh -126 views
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara dengan Presiden China Xi Jinping setelah mengambil bagian dalam sesi penutupan KTT Pemimpin G20 di Bali, Indonesia pada Rabu, 16 November 2022. Xi Jinping menghukum Trudeau di KTT G-20 karena membocorkan rincian pertemuan sebelumnya di antara mereka. Keluhan itu muncul saat percakapan singkat di sela-sela acara di Indonesia yang sempat direkam oleh berbagai media berita.

Pada 7 November lalu, Trudeau menuding China memainkan “permainan agresif” dengan demokrasi dan institusi negaranya. Hal itu disampaikan setelah munculnya laporan tentang campur tangan Beijing dalam pemilu di Kanada belum lama ini.

Trudeau mengungkapkan, Kanada telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk memperkuat integritas proses dan sistem pemilu di sana. Dia pun meyakinkan bahwa negaranya akan terus berinvestasi dalam upaya memerangi intervensi asing dalam pemilu dan institusi Kanada. “Sayangnya, kami melihat negara, aktor negara dari seluruh dunia, apakah itu China atau lainnya, terus memainkan permainan agresif dengan institusi kami, dengan demokrasi kami,” kata Trudeau kepada awak media.

Sebelumnya, media Kanada, Global News, melaporkan bahwa China telah mendanai “jaringan rahasia” kandidat dalam pemungutan suara baru-baru ini di negara tersebut. Mengutip sejumlah sumber yang tidak disebutkan namanya, Global News melaporkan, para pejabat intelijen mengatakan kepada pemerintahan Trudeau bahwa China berusaha mempengaruhi atau menumbangkan proses demokrasinya.

Baca Juga  Pinjaman PT SMI Belum Jelas, DPRD Maluku Dorong Pemprov Siapkan Opsi Bank Maluku-Malut

Laporan Global News menuduh Beijing mengarahkan transfer dana melalui anggota parlemen Ontario dan lainnya ke setidaknya 11 kandidat pemilihan federal serta operator China yang bekerja sebagai staf kampanye mereka. Global News juga mengatakan China berusaha menempatkan agen di kantor anggota parlemen Kanada untuk mempengaruhi kebijakan.