Ultimatum Prabowo untuk Siapa?

oleh -443 views

Oleh: Dr. Ahmad Yani, SH, Dosen dan Mantan Anggota Komisi III DPR RI

Pidato Presiden Prabowo Subianto pada 1 Juni 1945, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, cukup menarik untuk ditujukan langsung kepada para pembantu presiden sendiri.

Meskipun pidato itu memiliki konteks yang lebih umum kepada semua pejabat negara, tapi penyampaiannya dalam suasana dan keadaan yang sangat spesifik.

Mental elite

“Bangsa kita kaya” kata Prabowo, sembari menyampaikan tantangan dan kekurangan bangsa yang kaya itu. Apa tantanganya?

Dengan tegas Presiden Prabowo mengatakan: “…adalah sikap mental para elite bangsa, terutama mereka yang pegang jabatan-jabatan penting sebagai wakil rakyat, sebagai utusan rakyat, dan sebagai mandataris rakyat.”

Baca Juga  Ribuan Alumni dan Warga Meriahkan Jalan Santai Mubes IKA Unidar Ambon, Umar Lessy: Momentum Perkuat Kebersamaan

Presiden melihat para pejabat ini sebagai tantangan dan kekurangan yang membuat bangsa ini sulit maju.

Kelihatanya pandangan presiden itu tidak terlalu berlebihan, dan itu merupakan pendapat yang sangat terbuka dan jujur terhadap situasi bangsa hari-hari ini.

Apa yang dilihat Presiden Prabowo?

“Saya sebagai Presiden RI melihat masih terlalu banyak penyelewengan, masih terlalu banyak korupsi, masih terlalu banyak manipulasi yang dilaksanakan justru di tubuh pemerintahan, di tubuh kekuasaan,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.