Uni Eropa Buat Terobosan dalam Isu Penerimaan Migran

oleh -106 views

Stenergard mengatakan, bahwa proposal Swedia untuk sistem negara-negara yang tidak ingin menerima migran dapat membayar uang sebagai gantinya. Jumlahnya mencapai 20.000 euro per migran.

Sistem suaka Eropa runtuh delapan tahun lalu setelah lebih dari satu juta orang masuk. Ketika itu kapasitas penerimaan yang kewalahan di Yunani dan Italia, dalam proses yang memicu salah satu krisis politik terbesar di UE.

Negara-negara anggota UE pun telah berselisih sejak itu tentang negara yang harus bertanggung jawab atas kedatangan tanpa izin tersebut. Mereka berdebat tentang sikap anggota lain yang wajib membantu mengatasinya atau tidak.

Meski telah muncul kesepakatan dalam masalah tersebut, tidak semua negara mendukungnya. Namun hanya dukungan mayoritas yang memenuhi syarat yang diperlukan dalam menjalankan rencana itu. Kira-kira diperlukan dua pertiga dari negara-negara anggota yang merupakan sekitar dua pertiga dari total populasi UE yang berjumlah 450 juta orang.

Republik Ceko meminta untuk dikeluarkan dari “klausul solidaritas” migran. Pengajuan itu mengingat jumlah pengungsi yang sudah ditampungnya dari Ukraina.

Baca Juga  Pemkab Malra Raih Predikat WTP ke-11 dari BPK RI

Sedangkan Malta abstain, tetapi keberatan dari Italia dan Yunani diatasi dalam putaran pembicaraan yang terlambat. Kedua negara itu yang paling terpukul pada masa lalu dalam persoalan migran.