Wakapolda Malut Buka FGD Kepemimpinan Nasional, Dorong Pengaduan Masyarakat Terintegrasi

oleh -20 Dilihat
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., di Aula Patriatma Ditlantas Polda Maluku Utara, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, diskusi tidak boleh berhenti pada pertukaran pendapat. Setiap gagasan yang muncul harus diarahkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui forum ini, saya berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi secara aktif dan terbuka, sehingga hasil diskusi dapat memberikan manfaat serta menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut,” kata Stephen.

Pengaduan Masyarakat Harus Jadi Bahan Evaluasi

Wakapolda meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian diskusi secara terbuka dan bertanggung jawab.

Setiap pandangan, kata dia, diharapkan dapat memperkaya pembahasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam membangun pelayanan kepolisian yang lebih efektif.

Dalam konteks pengelolaan pengaduan masyarakat, keterbukaan menjadi penting karena laporan warga merupakan salah satu sumber informasi bagi institusi untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.

Baca Juga  Tarif Suplesi Hunimua-Waipirit Dipersoalkan, Gubernur Maluku Didesak Evaluasi Dishub, Panca Karya dan ASDP

Karena itu, pengelolaan pengaduan yang terintegrasi diharapkan dapat memperkuat mekanisme penerimaan, penanganan, pemantauan hingga tindak lanjut setiap laporan masyarakat.

Sistem tersebut juga diharapkan mampu mendorong pelayanan yang lebih akuntabel dan responsif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

No More Posts Available.

No more pages to load.