Porostimur.com, Piru – Sebuah foto yang memperlihatkan warga bergotong royong memikul seorang pasien melintasi jalan berlumpur dan rusak di Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menjadi potret buram masih tertinggalnya pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Peristiwa itu memantik keprihatinan publik sekaligus kembali mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan.
Dalam foto yang beredar luas, sejumlah warga tampak berjibaku mengangkat pasien melewati medan yang sulit agar dapat memperoleh penanganan medis. Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar persoalan akses jalan, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Pemerataan Pembangunan Dinilai Belum Terwujud
Menanggapi kondisi tersebut, tokoh masyarakat Seram Bagian Barat, Mario Kakisina, meminta Pemerintah Kabupaten SBB tidak menerapkan kebijakan pembangunan yang terkesan pilih kasih. Menurutnya, seluruh wilayah, termasuk kawasan pedalaman seperti Kecamatan Inamosol, memiliki hak yang sama untuk menikmati pembangunan.
“Bupati jangan tebang pilih dalam kebijakan pembangunan di SBB. Seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedalaman seperti Kecamatan Inamosol, memiliki hak yang sama untuk menikmati pembangunan infrastruktur yang layak,” tegas Mario.










