Spesifikasi Speedboat dari dokumen Resmi Dishub Sula (LPSE)
| Uraian | Satuan Ukuran |
|---|---|
| Panjang Kapal (Length Over All) | 9,00 meter |
| Lebar Kapal (Beam Over All) | 2,20 meter |
| Tinggi Lambung (Depth Moulded) | 1,65 meter |
| Syarat Kapal (Draft) | 0,70 meter |
| Engine | 85AETL PK Outboard |
| Kecepatan | Di atas 22 knot |
Catatan: Dalam praktiknya, dua mesin 85 PK (total 170 PK) diperkirakan tidak mampu mencapai kecepatan di atas 22 knot saat membawa penumpang dan muatan.
Estimasi Biaya Pengadaan Speedboat Sementara dari Transtimur.com
| Komponen | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Harga Mesin (per unit Yamaha 85 PK) | ±Rp119 juta |
| Dua unit mesin | ±Rp238 juta |
| Pembuatan Kapal (lambung, kabin, navigasi, keselamatan) | ±Rp200–400 juta |
| Total estimasi dengan dua mesin | ±Rp438–638 juta |
| Selisih Anggaran (dari pagu Rp800 juta) | Rp161,8–361,8 juta |
Rumus Perhitungan Kecepatan Kapal
V = SLR × √LWL
Keterangan:
V = Kecepatan (knot)
SLR = Speed-Length Ratio (rasio kecepatan terhadap panjang garis air)
LWL = Panjang garis air lambung kapal (meter)
Contoh Perhitungan:
Jika LWL ≈ 8 meter dan SLR ideal untuk mencapai 22 knot adalah ≈2,5:
22 knot ≈ 2,5 × √8
√8 ≈ 2,83
2,5 × 2,83 ≈ 7,08
Artinya, dalam kondisi operasional penuh dengan beban, kecepatan 22 knot sulit dicapai dengan dua mesin 85 PK. (Tim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









