“Bahwa pernyataan Wiranto ini tidak hanya menghina kami, yang dikesankan merepotkan negara, tetapi kami yang sedang tertimpa masalah telah dianggap menjadi biang masalah”, papar KKBMM.
Selain itu, KKBMM juga menyebutkan, jika para pejabat negara sudah tidak mengganggap Maluku sebagai bagian dari NKRI, maka adalah lebih baik apabila Wiranto menghapus pulau-pulau Maluku dari Peta Indonesia.
“Kalau perlu keluarkan kami dari NKRI agar negara tidak perlu mengeluarkan anggaran sebagai cermin beban negara terhadap orang-orang Maluku,” gugat KKBMM sebagaimana siaran personal yang diterima redaksi porostimur.com, Rabu (2/10).
KKBMM juga berharap pernyataan sikap mereka segera mendapat respon dari pemerintah dalam hal ini Kemenko Polhukam RI (red/ebot)





