“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat tumbuh dan membangun masa depan bersama. Investasi pada kapasitas generasi muda menjadi prioritas agar mereka mampu mengambil peran dalam masa depan daerahnya,” kata Roy.
Setelah prosesi wisuda selesai, para pemuda tersebut kembali melanjutkan perjalanan ke Pulau Obi.
Yang mereka bawa bukan hanya sertifikat kelulusan, tetapi juga keterampilan yang diharapkan dapat membuka peluang untuk bekerja dan berkembang.
Bagi anak-anak muda Pulau Obi itu, satu hari di Kantor Gubernur Maluku Utara bukan sekadar akhir dari sebuah pelatihan. Wisuda tersebut menjadi penanda bahwa langkah berikutnya justru baru dimulai.
(red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









