“Mari kita hargai semua pendapat publik dan gerakan apapun yang mengatasnamakan pemuda atau masyarakat terhadap pejabat publik atau dalam hal ini Sekda SBB.
Ia juga mengingatkan, agar ketika dalam menyampaikan pendapat maka penting untuk melihat subtansi materi agar tidak terprovokasi atas kepentingan-kepentingan lain.
Terkait dengan surat edaran, Sekda sebagai tim gugus covid, Ia berujar itu semata-mata sebagai para penyelenggara negara sampai ditingkat desa dan atas rapat bersama Pemda SBB.
“Kalaupun ada kekeliruan adalah kolektif. Jadi mari kita tetap kawal pemerintahan ini dengan tetap kritis tuk kemajuan daerah ini. Bumi saka mese adalah bagian dari kehidupan kita berbangsa dan bernegara”, tutupnya. (kahar)




