==========
KALA DATANG NUSIMNYA
kala datang musim cengkih
hutan adalah ibu
anak-anak datang menyusui
semacam semut pada gula
di hutan begitu ramai
sahut-sahutan selalu terdengar
antara anak-anak dan kasturi
antara angin dan dedaunan
saling bersentuhan
hutan yang membuahi cengkih
adalah jantung pada nafas
adalah kaki pada perjalanan
adalah ibu pada anak-anak
bila datang musimnya
hutan begitu ramai
dari pagi hingga petang
dari fajar antar pergi
sampai senja panggil pulang
kala datang musimnya
saku begitu sombong
keringat yang jatuh
tawa yang bergelegar begitu berharga
untuk anak-anak yang bibirnya adalah rupiah
Pakarena, 04 November 2023
===========










