3. Gereja Palasari, Bali

Perpaduan budaya dan agama juga bisa dilihat di Gereja Palasari di Bali. Di tengah banyaknya Pura, gereja ini tampak membaur. Gereja ini dibangun di desa dengan populasi warga Katolik. Gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara Bali tradisional dengan neo-gothic ala Eropa. Tak hanya dari luar, desain interiornya pun mencerminkan perpaduan dua hal tersebut. Uniknya lagi, umat Katolik yang beribadah di sini pun menggunakan pakaian adat Bali, sama dengan saat warga Hindu yang datang ke Pura.
4. Gereja Santo Fransiskus Assisi, Berastagi

Wajib berbangga sebab Indonesia ternyata memiliki banyak budaya khas yang menginspirasi bangunan-bangunannya termasuk gereja di Berastagi ini. Terletak di dataran tinggi, Gereja Santo Fransiskus Assisi dipengaruhi oleh budaya Karo yang kental. Dindingnya bahkan dilukis dengan pola dan simbol tribal yang khas. Dipadu dengan simbol-simbol agama. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, gereja ini adalah cagar budaya yang wajib kita pelihara.
5. Gereja Katolik Kepanjen, Surabaya

Dinding luar gereja ini membuatnya mencolok dibanding beberapa bangunan lain di sekitarnya. Dengan batu bata merah dan jendela lingkaran yang berhias bunga, bangunan ini syarat akan tema neo-gothic-nya. Jendela-jendela lainnya pun dibuat sedemikian rupa sehingga bisa memancarkan warna yang epic saat diterpa sinar matahari dari luar.




