6. Dia Menarik Perhatian Lalu Mengabaikanmu

Manipulator sering memainkan permainan tarik-ulur dalam hubungan. Ketika dia ingin sesuatu darimu, dia akan menjadi pasangan paling perhatian dan manis. Tetapi setelah mendapatkan apa yang dia inginkan, dia mendadak menjauh dan dingin.
Perilaku ini membuatmu merasa bingung dan cemas. Kamu bertanya-tanya apa yang salah, lalu berusaha keras untuk mendapatkan perhatian dia kembali. Inilah yang dia inginkan: memastikan bahwa kamu terus-menerus mengejar dia, sehingga dia tetap memegang kendali.
Hubungan yang sehat tidak pernah melibatkan permainan seperti ini. Jika kamu merasa selalu berjuang untuk mendapatkan perhatian atau kasih sayang dari dia, mungkin sudah saatnya mengevaluasi hubungan tersebut.
7. Dia Tidak Pernah Mengakui Kesalahan
Salah satu tanda paling mencolok dari manipulator adalah ketidakmampuan dia untuk mengakui kesalahan. Dalam setiap konflik, dia selalu menemukan cara untuk melemparkan kesalahan pada orang lain, termasuk dirimu.
Ketika kamu mencoba membicarakan masalah, dia akan berkata, “Kamu terlalu banyak menuntut,” atau “Masalah ini nggak akan ada kalau kamu nggak begini.” Dia selalu menghindari tanggung jawab, membuatmu merasa bahwa kamulah sumber masalah dalam hubungan.
Hubungan yang sehat membutuhkan kejujuran dan kemampuan untuk mengakui kesalahan. Jika dia tidak pernah mau bertanggung jawab atas tindakannya, itu adalah tanda bahwa hubungan ini tidak berjalan dengan baik.











