Porostimur.com, Dobo – Sudah hampir tiga bulan lamanya keluarga tidak mendapat kabar dari delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Surya 02 yang terakhir diketahui berlayar ke perbatasan Australia–Indonesia. Karena pemilik kapal dianggap lepas tangan, pihak keluarga akhirnya membuat laporan ke Kepolisian.
Keluarga Resah, Pemilik Kapal Dinilai Lepas Tangan
Laurens Tarpono, adik dari salah satu ABK, mengungkapkan bahwa saudaranya bernama Nyong bersama tujuh awak lainnya berangkat dari Dobo menuju perbatasan Australia sejak 2 Juli 2025. Terakhir kali kontak dilakukan pada 4 Juli ketika kapal singgah di Benjina.
“Setahu katong keluarga, dong rencana berangkat ke Australia lagi tanggal 2 Juli itu. Biasanya perjalanan pergi–balik hanya 16 hari. Tapi karena ini su mau tiga bulan, katong putuskan untuk lapor ke Polisi, karena pihak pemilik kapal Koko Tong seolah-olah lapas tangan,” ungkap Laurens.
Ia juga menambahkan bahwa kapal tersebut sudah dua kali berhasil masuk perairan Australia membawa ribuan ekor teripang, meski pada percobaan ketiga gagal. Pada pelayaran keempat ini, delapan ABK hilang kontak sejak Juli.
“Hasil mediasi katong dengan Koko Tong di Polres Kepulauan Aru tanggal 24 September 2025, Koko Tong janji akan cari informasi keberadaan dong ABK. Katong juga su lapor ke pihak perikanan provinsi, Angkatan Laut, dan Syahbandar Pelabuhan Dobo,” pungkas Laurens.









