81 Kades Diperiksa Terkait Korupsi Miliaran Rupiah di Bursel

oleh -263 views

Atas perintah Umar Mahulete, mereka wajib transfer ke rekening perusahan CV TJM.
Kegiatan bersifat wajib dan berbau monopoli itu, konon diduga juga atas sepengetahuan Bupati Tagop Sudarsono Soulissa yang kemudian diteruskan Kadis BPMD kepada 81 kades.

Padahal bila dibelanjakan langsung dalam item-item barang tersebut, nilai totalnya tidak mencapai separuh harga dari setoran Rp.50 juta.
Terjadi pemahalan dimana-mana.Salah satunya Alat Fogging buatan Cina Longray TS35A standar WHO yang harga pasarannya hanya Rp.5 juta per unit, wajib dibeli dari oleh CV TJM seharga Rp.22 juta.

Dari item pemahalan harga fogging itu, CV Tarana Jaya Mandiri meraup keuntungan berkali lipat ganda sampai mencapai Rp 1 miliar lebih.

Baca Juga  Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program MBG

Demikian juga terjadi pemahalan harga handzanititer cair yang di pasaran dilego Rp.100 ribu dan termahal Rp.199 ribu per galon, oleh perusahan CV TJM dilepas ke desa-desa dengan harga Rp.2,7 juta untuk 3 galon atau Rp.900 ribu per galon.

Kemudian dispenser hand zaniteser cair yang seharga Rp.20 ribu per buah dimahalkan menjadi Rp. 1 juta untuk lima buah atau Rp.200 ribu per buah.

Sodium Hydroclorite atau kaporit cair (NaOCl) yang harga pasaran tertinggi hanya Rp.85 ribu ukuran 5 liter, dimahalkan menjadi Rp.1,56 juta per 3 unit galon atau Rp.520 ribu per galon.

No More Posts Available.

No more pages to load.