Porostimur.com, Langgur – Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Penekanan ini disampaikannya saat membuka Musrenbang RPJMD di Aula Kantor Bupati Malra, Senin (28/7/2025).
Menurut Hanubun, RPJMD bukan sekadar rumusan makro pembangunan, tetapi membutuhkan kerja konkret dari setiap OPD agar visi daerah benar-benar dapat diwujudkan.
“RPJMD merupakan rumusan makro, namun keberhasilan ditentukan oleh kemampuan OPD menerjemahkan kebijakan ke dalam program dan kegiatan strategis,” ujar Hanubun dalam sambutannya.
Hindari Salah Tafsir
Bupati Hanubun mengingatkan bahwa dokumen RPJMD harus dipahami secara utuh dan tidak multitafsir. Karena itu, ia menekankan pentingnya penyediaan data yang akurat dan lengkap oleh masing-masing OPD untuk menunjang proses perencanaan hingga ke tahap akhir.
“Kita hanya punya waktu sampai akhir Agustus untuk menetapkan RPJMD dalam bentuk Perda. Maka saya minta komitmen dan keseriusan semua pihak,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa tenggat waktu penyusunan sangat sempit, sehingga koordinasi lintas sektor harus berjalan optimal, tanpa ada OPD yang bekerja setengah hati.









