Porostimur.com, Ambon – Keterbatasan anggaran pembangunan masih menjadi tantangan utama bagi daerah-daerah di Maluku. Anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku H Amirudin, menegaskan bahwa tidak semua proposal pembangunan dari kabupaten dan kota dapat direalisasikan secara bersamaan, sehingga penetapan prioritas dan koordinasi lintas pemerintahan menjadi kunci utama.
Menurut Amirudin, banyaknya usulan yang masuk harus disikapi secara rasional dengan memilah kebutuhan paling mendesak agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat.
“Dengan jumlah proposal yang sangat banyak, tidak mungkin kita bisa memenuhi semua permintaan sekaligus. Maka dari itu, kita harus bisa mengidentifikasi mana yang paling mendesak dan menjadi prioritas utama,” ujar Amirudin saat dihubungi dari Ambon, Selasa (3/2/2026).
Sinergi Daerah Perkuat Posisi Maluku di Pusat
Amirudin mengaku bersyukur atas pelaksanaan rapat koordinasi pembangunan yang baru-baru ini digelar dan melibatkan Pemerintah Provinsi Maluku bersama perwakilan seluruh kabupaten dan kota. Menurutnya, pola sinergi semacam ini sangat penting untuk memperkuat posisi Maluku dalam bernegosiasi dengan kementerian di Jakarta.
Ia menilai, penyampaian aspirasi secara terpadu akan membuat kebutuhan daerah lebih mudah dipahami oleh pemerintah pusat.









