Porostimur.com, Tidore — Konflik antarwarga di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, kian memanas dan memicu kekhawatiran meluasnya benturan sosial. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif, Sultan Tidore Husain Alting Sjah, angkat suara, menyerukan penghentian provokasi sekaligus mendesak aparat keamanan bertindak cepat dan tegas.
Seruan itu disampaikan menyusul ketegangan antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo yang berpotensi berkembang menjadi konflik horizontal lebih luas jika tidak segera dikendalikan.
Seruan Menahan Diri di Tengah Ketegangan
Sultan Husain menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi maupun informasi yang belum terverifikasi. Ia mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga masyarakat secara kolektif.
“Saya berharap kepada aparat keamanan TNI-Polri, mulai dari Pak Kapolda untuk bisa memerintahkan Kapolres Halmahera Tengah serta juga Pak Dandim, supaya bisa bersama-sama menjaga stabilitas keamanan yang sementara terjadi saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan serta langkah-langkah preventif menjadi kunci utama untuk meredam potensi konflik lanjutan di wilayah tersebut.









