Demi Turunkan Bendera RMS, Ibu Penjual Kue dari Aboru Nekat Panjat Tower 72 Meter

oleh -5 Dilihat
Keberanian Welhemina Rumra/Sinay, seorang ibu rumah tangga asal Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi buah bibir warga. Perempuan yang sehari-hari berjualan kue keliling itu nekat memanjat tower telekomunikasi setinggi sekitar 72 meter untuk menurunkan sebuah bendera yang disebut-sebut sebagai bendera Republik Maluku Selatan (RMS).

Porostimur.com, Ambon — Keberanian Welhemina Rumra/Sinay, seorang ibu rumah tangga asal Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, menjadi buah bibir warga. Perempuan yang sehari-hari berjualan kue keliling itu nekat memanjat tower telekomunikasi setinggi sekitar 72 meter untuk menurunkan sebuah bendera yang disebut-sebut sebagai bendera Republik Maluku Selatan (RMS).

Aksi tersebut dilakukan Welhemina pada Kamis (13/8/2026), setelah mendapat informasi dari warga bahwa terdapat bendera empat warna terpasang di bagian atas tower yang berada di kawasan pegunungan Negeri Aboru.

Bagi Welhemina, informasi itu tidak lantas berhenti sebagai kabar yang didengar. Ia memilih mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan bendera tersebut.

Baca Juga  18 Hari Hilang, Rahmayanti Dano Kader Belum Ditemukan, Polres Morotai Minta Warga Bantu Melacak

Menurut keterangan salah seorang anaknya kepada wartawan, Welhemina yang saat itu tengah menjalani aktivitas sehari-hari sebagai penjual kue keliling kemudian meminta seseorang mengantarnya menuju lokasi tower.

Sesampainya di kaki tower, barulah perempuan itu berhadapan langsung dengan risiko yang akan diambil. Tower menjulang puluhan meter di atas tanah, sementara tidak ada jaminan bahwa perjalanan menuju puncak akan berlangsung mudah.

Namun, Welhemina tetap mengambil keputusan untuk memanjat.

No More Posts Available.

No more pages to load.