Berdoa Sebelum Memanjat Tower
Sebelum menaiki tower, Welhemina terlebih dahulu berdoa. Setelah itu, ia mulai memanjat perlahan menuju bagian atas tower.
Perjalanan menuju lokasi bendera ternyata tidak mudah. Di tengah pendakian, Welhemina sempat menghentikan langkah untuk beristirahat selama beberapa menit.
Setelah merasa cukup kuat, ia kembali melanjutkan pendakian. Sedikit demi sedikit, perempuan itu akhirnya berhasil mencapai bagian atas tower, tempat bendera yang dilaporkan warga terpasang.
Setibanya di lokasi, Welhemina kemudian menurunkan bendera tersebut. Bendera itu dilipat dan disimpan di balik pakaiannya sebelum ia mulai menuruni tower secara perlahan.
Setelah melewati perjalanan yang penuh risiko, Welhemina akhirnya berhasil kembali ke tanah dalam keadaan selamat.
Di Balik Aksi, Ada Nama Anak yang Sedang Menempuh Pendidikan TNI
Bagi keluarga, keberanian Welhemina tidak semata-mata dipandang sebagai tindakan spontan untuk menurunkan sebuah bendera. Ada dorongan emosional yang berkaitan dengan keluarga dan keyakinannya terhadap Merah Putih serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Salah seorang anaknya, Natalius Sinai, diketahui sedang menjalani pendidikan sebagai calon anggota TNI di Rindam Suli.
Keluarga menyebut tindakan Welhemina sebagai bentuk keberanian seorang ibu yang ingin menunjukkan kecintaannya kepada keluarga sekaligus keyakinannya terhadap Merah Putih.









