Sementara itu, Kepala BPBD Halut, Abner Manery ketika dikonfirmasi terkait stok masker mengakui persediaan masker sudah sangat menipis. Itu pun stok pemberian dari BPBD Malut.
Sebab untuk tahun 2021 BPBD Halut telah mengusulkan kebutuhan masker sebanyak 5.000 lembar namun belum terealisasi karena kendala keuangan.
“Untuk sisa masker tahun 2020 sudah habis pembagiannya ke masyarakat. Ada stok masker dari pemberian BPBD 1.800 lembar, tetapi sudah kami bagi lebih dari 1.000 masker dan sisanya sekitar 600-an saja,” terangnya.
“Dan terkait dengan info kami tidak bagi masker itu tidak benar. Kami baru saja bagi pada Senin kemarin di titik keramaian di seputaran Kota Tobelo, mulai dari depan Toko Galaxi, Terminal Wosia dan titik lainnya yang terdampak debu vulkanik,” tegasnya.
Abner juga mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker. Dia bilang, masker tidak hanya melindungi dari debu vulkanik, tetapi juga digunakan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Masyarakat tetap menggunakan masker, sebab saat ini masih dalam masa pandemi,” tukasnya.
(red/tsc)




