Ada Potensi Banjir Rob di Pesisir Maluku, Warga Diminta Waspada

oleh -149 views
Ada fenomena fase perigee (fase periode terdekat Bulan dengan Bumi) pada 30 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada 2 Februari 2026, yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum muka air laut.

Porostimur.com, Ambon – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat pesisir Maluku terhadap potensi banjir pesisir (rob) dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan ini dipicu oleh fenomena fase perigee (fase periode terdekat Bulan dengan Bumi) pada 30 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada 2 Februari 2026, yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum muka air laut.

Pesisir Maluku Berpotensi Terdampak

Kepala BPBD Kota Ambon Frits Tatipikalean, menjelaskan bahwa imbauan tersebut dikeluarkan berdasarkan rilis resmi BMKG yang mengacu pada data pantauan ketinggian air laut serta prediksi pasang surut.

“Berdasarkan data BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi pesisir Kota Ambon, pesisir Maluku Tengah, pesisir Seram Bagian Timur, pesisir Kepulauan Kei, pesisir Kepulauan Aru, serta pesisir Kepulauan Tanimbar,” ujar Frits, Minggu (1/2/2026).

Menurutnya, waktu terjadinya gelombang pasang dan banjir rob tidak sama di setiap wilayah, namun secara umum potensi tersebut patut diwaspadai.

Baca Juga  Bahas Event Internasional Darwin–Banda Neira Yacht Race 2026, ASC Temui Bupati Maluku Tengah

Periode Rawan Hingga Pertengahan Februari

Frits menyebutkan, secara umum wilayah Maluku diperkirakan berpotensi mengalami banjir rob dalam rentang waktu 30 Januari hingga 13 Februari 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.