Aksi Penodaan Al-Qur’an Terus Berlangsung, Irak Usir Dubes Swedia

oleh -91 views
Salwan Momika di luar kedutaan Irak di Stockholm, Swedia, Kamis, 20 Juli 2023. Dia berencana membakar Kitab Al-Qur’an dan bendera Irak.

Salwan Momika di luar kedutaan Irak di Stockholm, Swedia, Kamis, 20 Juli 2023. Dia berencana membakar Kitab Al-Qur’an dan bendera Irak.

Umat Islam di dunia percaya, kitab suci Al-Qur’an adalah firman dari Allah Swt yang disampaikan kepada Rasulullah Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril. Sehingga aksi merusak yang sengaja dilakukan atau menunjukkan rasa tidak hormat terhadap kitab suci ini merupakan bentuk penodaan dan kebencian.

Tetapi Swedia mengizinkan aksi-aksi seperti ini berlanjut, dengan dalih HAM dan kebebasan berpendapat.

Para pengunjuk rasa di Baghdad, sebagian besar pengikut ulama Syiah Moqtada al-Sadr, memanjat tembok kedutaan Swedia, membakar di dalam kompleksnya dan bentrok dengan polisi anti huru hara.

Pemerintah Irak mengutuk keras serangan terhadap kedutaan Swedia dan mengatakan bahwa 20 orang telah ditahan.

Baca Juga  Kuota Tambang 2026 Dipangkas Drastis, Eramet setop operasi Weda Bay

Meski melakukan tindakan tegas ke pelaku demo anarkis, Pemerintah Irak juga memperingatkan Swedia, mereka akan memutuskan hubungan diplomatik jika membiarkan pembakaran Al-Qur’an kembali dilakukan Salwan Momika.

Perdana Menteri Irak Mohammad Shia al-Sudani kemudian mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis yang meminta duta besar Irak Swedia untuk meninggalkan negara itu. Izin kerja telah ditangguhkan untuk bisnis Swedia seperti raksasa telekomunikasi Ericsson, menurut kantor berita Irak INA.