Aksi Penodaan Al-Qur’an Terus Berlangsung, Irak Usir Dubes Swedia

oleh -90 views

Porostimur.com, Baghdad – Umat Islam di sejumlah negara mayoritas Muslim, pada hari Jumat (21/7/2023), protes turun ke jalan untuk mengungkapkan kemarahan mereka atas pembakaran dan penodaan kitab suci Al-Qur’an di Swedia.

Pemerintah Irak telah mengusir duta besar Swedia di Bagdad sebagai respons atas aksi pembakaran dan penodaan Al-Qur’an baru-baru ini di Stockholm.

Pihak berwenang Swedia mengevakuasi staf kedutaan mereka dari Irak ke Stockholm untuk alasan keamanan pada hari Jumat.

Baghdad juga menarik kuasa usahanya di Swedia dan menangguhkan bisnis dengan perusahaan Swedia.

Pada hari Kamis dan Jumat kedubes Swedia di Baghdad didatangi massa aksi protes.

Menteri luar negeri Swedia menggambarkan protes itu sebagai “sama sekali tidak dapat diterima”.

Baca Juga  Bentrokan Warga di Huamual SBB, Dua Orang Luka dan Kendaraan Polisi Dibakar

Pada Kamis, ratusan orang menerobos kedubes Swedia setelah mereka mendengar bahwa seorang pengungsi dari negaranya telah diberi izin oleh polisi Swedia untuk membakar Al-Qur’an di Stockholm untuk kedua kalinya.

Pria imigran Irak yang bernama Salwan Momika urung melakukan niatnya membakar kitab suci Umat Islam. Namun sebagai gantinya, ia menginjak-injak Al-Qur’an. Ini adalah aksi penodaannya kepada Al-Qur’an, setelah bulan lalu ia membakar kitab suci ini di luar masjid raya di Stockholm pada hari Iduladha.