Antara Joget ‘Veronica’ dan Hilangnya Nurani Sosial Pemuda

oleh -909 views

Di sektor ekonomi, situasi belum sepenuhnya stabil. Harga kebutuhan pokok merangkak naik, daya beli masyarakat tertekan, sementara lapangan kerja belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja. Ini bukan sekadar deretan angka statistik; ini adalah realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat kecil, setiap hari.

Di tingkat global, dunia bergerak dalam ketidakpastian. Konflik seperti Rusia–Ukraina dan Israel–Palestina menunjukkan betapa rapuhnya stabilitas internasional. Krisis kemanusiaan terus berlangsung, korban terus berjatuhan, dan ketegangan geopolitik merembet ke berbagai sektor, termasuk ekonomi. Dampaknya terasa hingga ke Indonesia—dari kenaikan harga energi hingga fluktuasi pasar global.

Namun ironisnya, isu-isu sebesar itu kerap tenggelam oleh konten viral berdurasi 30 detik. Seolah-olah dunia yang tengah bermasalah ini tidak memiliki kaitan apa pun dengan kehidupan generasi muda.

Baca Juga  Aktivitas Gunung Gamalama Meningkat, Warga Ternate Diminta Waspada

Di Indonesia Timur, persoalan bahkan lebih nyata. Ketimpangan pembangunan masih menjadi kenyataan pahit. Tidak semua wilayah menikmati akses infrastruktur yang layak. Listrik yang belum merata, keterbatasan air bersih, pendidikan yang belum setara, serta layanan kesehatan yang minim—semuanya masih menjadi persoalan hari ini, bukan cerita lama.

No More Posts Available.

No more pages to load.