Nama yang mudah dikenal itu, kata dia, merupakan nama ungkapan kasih sayang dari orang tua kepada anak laki-lakinya.
“Asep ini nama kasih sayang dari orang tua kepada anak laki-laki, kalau perempuan “nyai”, dan kami bangga dengan nama Asep,” katanya.
Ia menambahkan, acara tersebut untuk melestarikan nama Asep, saat ini di Garut nama Asep lebih dari enam ribuan orang, sedangkan yang tergabung dalam paguyuban mencapai dua ribuan orang.
Selama ini nama Asep, kata dia, tersebar di berbagai daerah dengan latar belakang profesi, ada yang menjadi pengusaha, pegawai negeri, seniman dan sebagainya. “Alhamdulillah nama Asep masih ada yang melestarikan, mudah-mudahan tidak punah.” (red)




