Astaghfirullah, Perkataan ini Paling Dibenci Allah tapi Sering Diucapkan

oleh -331 views

Padahal sesama muslim memang hendaknya saling mengingatkan, terutama perihal ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan begitu, keimanan kita semakin tebal dan menjadi muslim yang lebih taat.

Anjuran Berkata Santun atau Lebih Baik Diam

Daripada mengucapkan perkataan yang tidak disukai Allah SWT, Nabi SAW menganjurkan sebaiknya diam atau tidak berbicara sama sekali. Hal ini bisa dilakukan saat ragu apakah ucapan yang akan dilontarkan mengandung kemaslahatan atau justru kemudhorotan. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Artinya: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” (Muttafaq Alaih).

Jika hendak berbicara, sepatutnya pikirkan terlebih dahulu apa yang ingin diucapkan agar omongan itu termasuk kalimat yang diridhoi Allah SWT. Setidaknya agar tak menjadi ucapan yang melukai sesama muslim atau dibenci oleh-Nya.

Baca Juga  Belanda Kembali Aktifkan National Heat Plan, Suhu Diprediksi Tembus 32 Derajat Celsius

Di samping hanya berkata baik, Nabi SAW menganjurkan tak banyak berbicara kecuali untuk berdzikir. Sebab terlalu banyak berbicara (hal yang tidak bermanfaat) mampu menyebabkan hati menjadi keras. Beliau SAW bersabda:

لَا تُكْثِرُوا الْكَلَامَ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ؛ فَإِنَّ كَثْرَةَ الْكَلَامِ بِغَيْرِ ذِكْرِ اللَّهِ تَعَالَى قَسْوَةٌ لِلقَلْبِ. وَإِنَّ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنَ اللهِ القَلْبُ القَاسِي

No More Posts Available.

No more pages to load.