Asu Kawin, Kawin Asu-asuan

oleh -459 views

Hal paling penting dalam pernikahan Katolik itu, kata dosen agama saya saat kuliah dulu, adalah iman yang sama. Tapi jenis kelaminnya harus beda. Gereja Katolik sama sekali tidak mengakui pernikahan sama jenis kelamin.

Dalam hal ini, gereja Katolik sama sekali tidak berbeda dari Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Nikah itu ya dengan orang yang sesama agama, tapi beda jenis kelamin. Tapi akhir-akhir ini, gereja Katolik Indonesia rajin mengeluarkan dispensasi. Karena kalau nggak jumlah umat akan menyusut drastis. Sebagai minoritas tentu sangat sulit hidup dan jatuh cinta pada komunitas satu kandang kecil.

Kembali ke asu tadi. Apakah dua asu ini, yang saya kira sama sekali tidak mengenal apa yang namanya asmara itu, juga akan membangun rumah tangga? Apakah dua asu ini mengerti soal cinta?

Baca Juga  Netanyahu Klaim Kuasai 70 Persen Gaza, Barghouti Sebut Gencatan Senjata Berakhir

Setahu saya, asu itu sebenarnya tidak mengenal nafsu sepeti kowe-kowe manusia mengenalnya. Asu mengenal birahi, ketika asu betina mengeluakan bau khas dari hormon tubuhnya tanda bahwa dia siap kawin. Bau itu merangsang hormon pada asu jantan untuk bersenggama.

Dan, senggama itu pun tidak makbeduduk pengin, terus menunggangi. Sama sekali tidak. Dia ada waktunya. Ada periodenya. Kalau di Bali, ada ungkapan terkenal, “sasih ke ulu, musim anjing kawin.” Sasih ke ulu itu terjadi pada bulan Februari-Maret. Itulah musim anjing kawin.

No More Posts Available.

No more pages to load.