Hingga saat ini, Daryono mengatakan dilaporkan ada dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan dan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
“Dilaporkan adanya dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa ini,” katanya.
Daryono menambahkan, sejumlah bangunan rumah warga rusak ringan akibat gempa M5,9 di Maluku Tengah. “Dilaporkan adanya dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga yang ditimbulkan akibat gempa ini,” ungkap Daryono dikutip dari media sosial pribadinya, Kamis (4/11/2021).
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah, mencatat terdapat 26 rumah rusak dengan kategori berbeda-beda akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9, Kamis (4/11/2021).
Rinciannya sebanyak 19 rumah di Desa Sawai, 2 unit rumah di Desa Olong, 2 unit rumah di Desa Besi dan 3 bangunan rumah di Desa Masihulan.
Sejauh ini tim BPBD belum berhasil mengidentifikasi bangunan rumah warga yang rusak ringan dan sedang pasalnya menurut warga kebanyakan rumah yang mengalami keretakan.
“Untuk kerusakan dengan kategori ringan dan sedang belum teridentifikasi lengkap oleh tim,” demikian dikutip dari keterangan resmi BPBD Maluku Tengah, Kamis.




