BPJN Malut Tangani Tujuh Titik Longsor di Ruas Payahe–Weda

oleh -29 views
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Maluku Utara Abdul Hamid Payapo, bersama jajaran bahkan telah turun langsung ke lapangan beberapa hari lalu untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mendorong percepatan penanganan.

Upaya preventif tersebut meliputi pembuatan saluran drainase permukaan untuk mengalirkan air hujan, pemasangan terpal pada area longsoran, pemasangan rambu-rambu keselamatan dan barrier pengaman, hingga pembersihan saluran drainase agar tetap berfungsi optimal.

Langkah ini dinilai penting, terutama dalam menghadapi musim hujan yang berpotensi memperparah kondisi longsoran jika tidak segera diantisipasi.

Tim Siaga dan Koordinasi Lintas Sektor

Selain pekerjaan fisik di lapangan, BPJN Malut juga mengerahkan Tim Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (TPK) untuk tetap siaga di lokasi terdampak.

Tim tersebut bertugas melakukan pemantauan rutin, mengawasi perkembangan kondisi longsoran, serta berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Satuan Lalu Lintas guna memastikan arus kendaraan tetap aman selama proses penanganan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat yang melintasi ruas Payahe–Weda agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang. Kami terus bekerja memastikan kesiapan struktur jalan demi kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan,” tegas Abdul Hamid.

Baca Juga  ASDP Ambon Berlakukan Penyeberangan 24 Jam di Lintasan Hunimua–Waipirit Saat Akhir Pekan

Jalur Strategis Penopang Konektivitas

Menurut Abdul Hamid, ruas Payahe–Weda merupakan salah satu jalur vital yang berperan penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Kabupaten Halmahera Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.