Bupati Halsel Tak Jadi Copot Kadis PMD

oleh -214 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Hi. Usman Sidik masih mempertahankan posisi Maslan Hi. Hasan menduduki posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Hal itu dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan sejumlah masalah di Dinas PMD Halsel.

Usman Sidik mengatakan, penundaan tersebut atas mencuatnya maslah di Dinas PMD, di mana Maslan diduga mengelola anggaran dinas hanya dengan bendahara pengeluaran tanpa melibatkan Sekretaris Dinas PMD. Padahal, pencairan anggaran operasional kantor sebesar Rp.93 juta tersebut harus melibatkan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) yang menandatangani surat perintah membayar (SPM).

Selain masalah pengelolaan anggaran dinas, bupati mengatakan, bahwa ada laporan sejumlah kepala desa atas dugaan pungutan liar di Dinas PMD yang melibatkan kepala Dinas PMD Maslan Hi Hasan.

Baca Juga  Pimpinan Apel Perdana, Bupati Halsel Copot Kadis dan Sekretaris DPMPTSP

“Saya sudah terima laporan sejumlah kepala desa, jika terbukti saya akan tindak tegas, bahkan sampai pada proses pemecatan dari ASN,” kata Usman Sidik saat ditemui di kantor bupati, Kamis (30/12/2021)

Usman bilang, sejumlah kepala desa mengadu kepadanya bahwa oknum pegawai Dinas PMD meminta sejumlah uang dengan besaran Rp.10 juta per kepala desa saat proses pencairan.

“Saya sudah dengar informasi dari beberapa kepala desa bahwa ada pungutan sampai Rp. 10 juta per kepala desa,” ungkapnya.

Lantaran itu, kata Usman, dirinya masih menunda mutasi Maslan Hi Hasan guna mempermudah pemeriksaan atas sejumlah masalah di dinas PMD.

“Jadi untuk sementara saya masih tahan SK Maslan sampai pemeriksaan selesai, dan jika terbukti maka saya akan tindak tegas,” tegas Usman. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.