Libatkan OPD hingga Evaluasi Aktivitas Perusahaan
Tarudin menjelaskan Tim Observasi dan Verifikasi merupakan tim lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdiri atas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Inspektorat Daerah, BP4D, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sesuai keputusan bupati, tim bertugas melakukan observasi dan verifikasi secara menyeluruh terhadap kawasan terdampak sekaligus menyusun rekomendasi penanganan banjir di kedua desa tersebut.
Tim juga melakukan peninjauan teknis terhadap aktivitas perusahaan yang beroperasi di wilayah Maba Tengah, termasuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi lintas sektor apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi meningkatkan risiko banjir.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Direktur PT Kirana Cakrawala, Direktur Utama BUMD Halmahera Timur, Camat Maba Tengah, Kepala Desa Maratana Jaya, Kepala Desa Dorolamo, serta sejumlah pimpinan OPD teknis yang tergabung dalam Tim Observasi dan Verifikasi.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap hasil rapat tersebut dapat melahirkan kebijakan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan sehingga persoalan banjir di Desa Maratana Jaya dan Desa Dorolamo dapat ditangani secara menyeluruh serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.









