Ia meminta kader Posyandu yang selama ini aktif tetap diberdayakan dan tidak diganti tanpa koordinasi dengan Dinas Kesehatan maupun puskesmas.
Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Mereka tidak hanya membantu pelayanan dasar, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan serta memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pemberdayaan kader tersebut dinilai penting agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara berkesinambungan hingga ke tingkat ohoi.
Cegah Stunting Sejak Remaja
Perhatian khusus juga diberikan Thaher terhadap upaya pencegahan stunting. Ia menegaskan, pencegahan stunting tidak boleh baru dilakukan ketika seorang anak telah mengalami gangguan pertumbuhan.
Sebaliknya, upaya tersebut harus dimulai sejak jauh sebelum kehamilan, termasuk melalui edukasi kesehatan kepada remaja dan calon pengantin.
“Pencegahan tidak dimulai ketika anak itu sudah mengalami stunting, tetapi harus dimulai sejak masa remaja calon pengantin,” katanya.
Dalam kesempatan itu, pemeriksaan dokter spesialis anak dan THT juga dinilai penting sebagai bagian dari deteksi dini berbagai gangguan kesehatan pada anak.
Thaher menyebut kemampuan mendengar memiliki kaitan erat dengan proses tumbuh kembang dan pembelajaran anak. Karena itu, gangguan pendengaran perlu diketahui sedini mungkin agar dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.









