Bupati MBD Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana di Jakarta

oleh -233 views

Bupati MBD menyebutkan, kegiatan ini sangat tepat dilakukan guna menjalin sinergitas antara pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana di masing-masing daerah.

“Tentunya Rakornas ini sangat tepat guna menjalin sinergitas antara penyelenggara penanggulamgan bencana yaitu BNPB dengan kementerian terkait dan BPBD yang ada di seluruh Indonesia,” kata bupati.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, pihaknya terus berupaya dalam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan penanggulangan bencana yang ada di Kabupaten MBD,  apalagi merupakan kabupaten dengan indeks resiko bencana nomor urut pertama atau tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia sesuai data yang dirilis oleh BNPB Tahun 2020. Mendasari data tersebut, wilayah Maluku Barat Daya sangat memiliki resiko bencana alam yang tinggi termasuk gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga  Kanada Ditahan Bosnia 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

“Oleh karenanya Pemerintah Daerah terus berupaya menurunkan indeks resiko bencana tersebut yang dititikberatkan pada mitigasi bencana. Hal ini dilakukan melalui upaya membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat di masing-masing pulau untuk menghadapi aman multi bencana,” ucap bupati.

Kabupaten MBD memiliki potensi gempa bumi dan tsunami disebabkan oleh tumpukan tiga lempeng dunia, dilewati ring of fire, terdapat sesar aktif / subduksi, memiliki karakter pulau kecil dan memiliki sejarah gempa bumi dan tsunami. Maluku Barat Daya juga memiliki dua gunung berapi aktif, gunung api Damer dan gunung api Wetar. Gunung api Wetar memiliki ketinggian lebih dari 5000 meter dari bawah laut. 

No More Posts Available.

No more pages to load.