Buya Hamka: Agama Adalah Cinta

oleh -796 views

Supaya hubungan mesra di antara insan sebagai hamba dengan Allah sebagai Rabbul ‘alamin (Tuhan penguasa alam), maka Allah mengutus rasul-Nya Muhammad Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam menjadi petunjuk jalan agar manusia mendapat cinta-Nya.

Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Tidak beriman seorang di antara kamu sebelum aku lebih dicintai daripada anak, ayah, dan sekalian manusia sekali pun,”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Di dalam pertumbuhan rasa cinta itu, kian hilanglah kepentingan diri sendiri. Terkubur dan terkurbanlah kepentingan diri sendiri ke dalam kepentingan yang lebih besar, yaitu melaksanakan kehendak Allah dengan penuh kasih dan sayang. Lurusnya rasa cinta kepada Allah ini, karena kita dipandu di depan ada yang kita ikuti jejaknya, yaitu Nabi Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam. Dan kita tidak akan mengikuti beliau Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam, kalau kita tidak sayang dan tidak cinta.

Baca Juga  5 Tips Merawat Area Leher agar Tetap Kencang dan Awet Muda

Iman dan cinta kepada Allah Ta’ala akan tidak ada artinya kalau tidak tertumpah dan tidak tercurah kepada kepada Nabi Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam. Selain itu, wujud cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya adalah kita mencintai seluruh alam sebagai ciptaan-Nya. Cinta kepada bumi tempat para nabi menyampaikan risalah-Nya.

No More Posts Available.

No more pages to load.