Cendekiawan Muslim Al-Biruni, Dapat Ukur Putaran Keliling Bumi di Abad 11 M

oleh -187 views

Porostimur.com | Jakarta: Abu Arrayhan Muhammad Ibnu Ahmad Al-Biruni atau yang akrab disapa dengan Al-Biruni merupakan cendekiawan muslim yang dilahirkan di Desa Khath, dahulu menjadi ibu kota Kerajaan Khawarizm, Khiva, Uzbekistan pada 3 Dzulhijjah 362 H/ 15 September 973 M. Ia disebut-sebut sebagai ahli fisika, matematika, astronomi, sejarah, geologi, filsafat, geografi, dan ilmu alam lainnya.

Semasa kecilnya, Al-Biruni dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang taat agama dan keluarga yang cinta dengan ilmu pengetahuan.

Riwayat kehidupan Al-Biruni tidak banyak diceritakan, namun menurut buku Historiografi Islam: Konsepsi dan Asas Epistemologi Ilmu Sejarah dalam Islam yang ditulis oleh Fajriudin, ia sudah dikenal sebagai remaja yang sangat gemar membaca dan menulis hingga mencintai ilmu pengetahuan.

Baca Juga  Wagub Maluku Tekankan Stabilitas Daerah untuk Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Sejak saat itu pula, Al-Biruni tertarik pada astronomi dan matematika hingga menuntut ilmu pada astronom dan ahli matematika pada masanya, Abu Nashr Mansur.

Mengutip dari buku Salman Iskandar yang berjudul 99 Tokoh Muslim Dunia, saat usianya menginjak 17 tahun, Al-Biruni telah melakukan pengamatan di bidang astronomi seperti, ketinggian maksimum matahari dengan menghitung garis lintang Kath.

No More Posts Available.

No more pages to load.