Ciri-Ciri Haji Mabrur
Mengutip buku Manajemen Diri untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat Berbagi Pengalaman dalam Menyikapi Aktivitas Kehidupan Sehari-hari karya Tobari salah satu ciri seorang berhasil menggapai haji mabrur adalah seorang jemaah haji setelah pulang dari Tanah Suci di kehidupannya ada perbaikan dari sebelumnya, dan selalu menebar kebaikan.
Sementara itu, mengutip buku Menuju Umrah dan Haji Mabrur karya H. Syaiful Alim, Lc indikasi seorang jemaah haji memperoleh predikat mambrur menurut Al-Quran adalah
1. Berbakti kepada Orang Tua
Bila ada seorang muslim yang telah menunaikan ibadah haji, namun setelah kembali tetap berlaku buruk terhadap orang tuanya, maka kemambruran hajinya tidak mungkin di raih.
Surah Al-Luqman ayat 15:
وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖوَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ اِلَيَّۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ١٥
Artinya: “Jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang engkau tidak punya ilmu tentang itu, janganlah patuhi keduanya, (tetapi) pergaulilah keduanya di dunia dengan baik dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian, hanya kepada-Ku kamu kembali, lalu Aku beritahukan kepadamu apa yang biasa kamu kerjakan.”









