Cucu Pendiri Israel Winston Churchill Desak Inggris Akui Negara Palestina

oleh -529 views
Lord Nicholas Soames. Foto/Chris McAndrew/UK Parliament

Soames menggambarkan Inggris sebagai “bidan pada kelahiran Israel”.

Deklarasi Balfour, yang dikeluarkan pada 2 November 1917, mengikat pemerintah Inggris untuk mendukung pembentukan rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di Palestina, asalkan tidak ada yang dilakukan “untuk merugikan hak-hak sipil dan agama masyarakat non-Yahudi yang ada di Palestina”.

Sebagai sekretaris kolonial, Winston Churchill ditugaskan pada tahun 1921 untuk melaksanakan Deklarasi Balfour.

Kemudian sebagai perdana menteri selama perang, dia mendorong pembentukan Israel dan ketika dia kembali sebagai perdana menteri pada tahun 1951, dia menjalankan kebijakan luar negeri yang sangat pro-Israel.

Cucunya, Soames, menunjukkan pada hari Kamis lalu bahwa hak-hak masyarakat non-Yahudi di Palestina yang diuraikan dalam deklarasi tersebut “jelas tidak ditegakkan, menciptakan ketidakadilan historis yang seharusnya sangat membebani kita di Inggris.”

Baca Juga  Jenderal Iran: 1 Warga Kami Gugur, 1 Tentara AS Akan Dikirim ke Neraka

“Inggris harus menegakkan standar yang sama, bukan standar ganda, kita tidak dapat memperjuangkan penentuan nasib sendiri dan kenegaraan bagi rakyat Ukraina sambil menolak hak yang sama bagi warga Palestina,” pungkas dia.

sumber: sindonews

No More Posts Available.

No more pages to load.