Keterpanaan saat bertemu lawan jenis (‘kudikan’) serta kegagalan saat berusaha mendekatinya (‘Kiw’). “Kalau kata Lafa, ini candaan tongkrongan di bawa ke sini. Persona gantung Danilla di bawa masuk sini. Makanya di sini yang aku ingin angkat itu, kalian mesti tahu, gue kangen banget ketemu anak-anak ini,” tegas Danilla.
4. Ada lagu-lagu yang berisikan keresahan Danilla
Selain itu, ada juga lagu-lagu yang mengutarakan berbagai keresahan yang dirasakan Danilla, seperti ‘MPV’ yang menolak ekspektasi pendengar terhadap karyanya. Contohnya, lagu ‘Berat Badan’ yang berusaha berdamai dengan komentar mengenai fisik tubuh, dan ‘Dungu-Dungu’ yang membicarakan preferensi terhadap hal-hal yang bodoh dibanding yang berbobot.
Bagi yang menggemari sisi romantis Danilla, silakan menyimak ‘Senja di Seberang Nusa’ yang mengingatkan pada ‘Senja di Ambang Pilu’ dari album Telisik, ‘Maka dari itu” yang megah dan melankolis, serta ‘Dalam Nirvana’, tembang disko yang merupakan versi baru dari sebuah lagu oleh grup lamanya Lafa, Suave.
“Ini album paling seru, menurut aku. Ibaratnya menyatakan, ini Danilla, dan karakter gue bersama teman-teman gue kayak begini,” tegasnya.
Lalu apa harapan Danilla untuk album terbarunya ini? “Laku.” katanya. Sebuah jawaban yang sangat Danilla – sebagaimana Pop Seblay adalah album yang sangat Danilla juga.









