Dari Simore hingga Nyinga Moi, Harita Nickel Bangun Literasi Anak Obi lewat Rumah Belajar

oleh -213 views

Menurut dia, penguatan sektor pendidikan menjadi fondasi penting dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan pembangunan masyarakat dalam jangka panjang.

Menjaga Keberlanjutan Rumah Belajar

Di balik dampak positif tersebut, tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan. Syaiful menekankan pentingnya membangun keterikatan emosional agar rumah belajar tidak berhenti sebagai program sesaat.

“Anak-anak perlu merasa memiliki. Hal sederhana seperti menata ruang atau merawat buku bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab,” katanya.

Keterlibatan orang tua juga dinilai penting, termasuk melalui kegiatan berbagi pola asuh. Dengan demikian, proses belajar tidak berhenti di rumah belajar, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

Kolaborasi Memajukan Pendidikan Maluku Utara

Pengembangan rumah belajar di Obi Selatan merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan setempat. Hingga kini, Rumah Belajar Simore telah menjangkau lebih dari 100 anak dan membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam membaca.

Kehadiran rumah belajar di Oci Maloleo serta peresmian Nyinga Moi di Fluk semakin memperluas jangkauan manfaat program tersebut.

Baca Juga  Bolehkah Satu Kambing untuk Kurban Sekeluarga? Ini Penjelasan Ulama

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Maluku Utara, Mulyadi Tutupoho, mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan di wilayah terpencil.

No More Posts Available.

No more pages to load.