Dorong Generasi Muda Jadi Pengawas Pemilu, Bawaslu Maluku Libatkan Pemilih Pemula di Wakal

oleh -35 Dilihat
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi Pemilih Pemula di SMAN 18 Desa Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (20/8/2026).

Karena itu, Daim mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial.

Kemampuan menyaring informasi, memeriksa kebenaran sumber, serta berpikir kritis menjadi bagian penting dari pengawasan partisipatif di era digital.

“Pemilih pemula harus mampu menyaring informasi dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum tentu kebenarannya,” tegas Daim.

Menurut Bawaslu, literasi digital tidak hanya diperlukan untuk melindungi pemilih dari hoaks, tetapi juga untuk menjaga agar ruang publik tidak dipenuhi informasi yang menyesatkan selama proses politik berlangsung.

Melalui sosialisasi tersebut, Bawaslu Provinsi Maluku berharap lahir generasi pemilih yang tidak hanya cerdas dalam menentukan pilihan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap proses demokrasi.

Baca Juga  Kasus 1,7 Ton Merkuri di Ambon Naik ke Penyidikan, Terduga Pelaku Diamankan di Pomdam Pattimura

Pemilih pemula diharapkan mampu menjadi agen pengawasan partisipatif yang ikut menjaga kualitas pemilu, mengawal setiap tahapan, serta berani mengambil peran ketika menemukan dugaan pelanggaran.

Dengan demikian, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tugas lembaga penyelenggara, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat untuk memastikan demokrasi berjalan secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas di Maluku.

No More Posts Available.

No more pages to load.