“Saya ucapkan terima kasih kepada Polda dan kepada pengguna jalan yang berada di belakang mobil Justin,” cetus Indah Kurnia, Minggu, 5 Juni 2022.
“Saya enggak tega menonton videonya. Untung ada yang memviralkan di medsos. Sangat membantu, sehingga pelaku pemukulan Justin Frederick, anak saya, bisa ditangkap polisi,” sambungnya
Indah Kurnia lantas menyampaikan harapan, kalau insiden seperti yang dialami oleh putranya bisa jadi pelajaran dan tidak terulang.
Selain itu, aksi premanisme jalanan tidak lagi berlangsung di kehidupan sehari-hari di jalanan.
“Harapan saya, insiden ini bisa jadi pelajaran bagi semuanya untuk tidak melakukan tindak premanisme jalanan. Ini negara Pancasila. Semua harus beradab,” imbau Indah Kurnia.
Ketum Bravo 5 soal Pengemudi RFH: Main Hakim Sendiri Tak Boleh Ditoleransi
Ketua Umum (Ketum) Bravo 5, Fahrul Razi meminta Ali Fanser dihukum jika terbukti terlibat dalam insiden tersebut. Dia menyebut tidak akan menoleransi aksi masin hakim sendiri.
“Apapun alasannya, memukul orang atau main hakim sendiri tidak boleh ditoleransi, harus dihukum sesuai aturan perundangan yang berlaku,” ujar Fachrul kepada wartawan, Minggu (5/6/2022).
Fachrul belum dapat menerangkan secara detail duduk perkara kejadian tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari polisi.





